Uber Cs Mengancam Taksi di Indonesia? | BIA #33

Apakah kehadiran Uber dan taxi apps lain seperti Easy Taxi, GrabTaxi, Lyft atau Hailo akan menggusur kedigdayaan perusahaan taksi di Indonesia?

Beberapa saat yang lalu, Uber sempat menghebohkan Jakarta akibat rencananya untuk masuk ke bisnis taxi di Jakarta. Beragam suara penolakan menggelora di mana-mana.

Pertanyaanya, apakah perusahaan taksi di Indonesia akan terancam?

Bila melihat apa yang terjadi di bisnis Taksi di Amerika, agaknya perusahaan taksi di Indonesia bisa tersenyum lega. Sebagian besar taksi di amerika dimiliki oleh perusahaan kecil bahkan seringkali dimiliki si sopir itu sendiri. kalaupun ada perusahaan besar yang mengoperasikan taksi, umumnya hanya berjumlah ratusan kendaraan saja.

Karena itu, pelayanan Taksi di Amerika umumnya sangat jelek, bahkan menurut Bloomberg kebanyakan mendapat rating F dari pelanggan. Pelanggan Taksi di amerika susah untuk memesan taksi, kalaupun ada, pelayanan yang diberikan taksi itu jelek..

Kehadiran Uber dan Taxi apps lain, memberikan kemudahan dalam memesan taksi, Walaupun pelayanan yang diberikan kepada pelanggan juga tergolong standar alias sama jeleknya dibandingkan dengan Taksi standar disana, karena biasanya yang bergabung dengan Uber juga sopir Taksi biasa yang dibajak oleh mereka..

Hal ini tentu berbeda dengan apa yang terjadi di Indonesia..

Di Indonesia, karena transportasi umum belum dapat dibilang baik bila dibandingkan dengan Transportasi di amerika, taksi merupakan sarana transportasi pilihan karena sangat terbatasnya pilihan transportasi umum lainnya.

Akibat ini, Taksi di Indonesia mendapat limpahan keuntungan yang cukup besar yang bisa menjadi modal mengembangkan perusahaan menjadi besar dengan system bisnis yang baik..

Pelayanan Taksi di Indonesia pada umumnya baik, terutama taksi Blue bird. Blue bird yang telah membangun system pelayanan pelanggan yang begitu baik, bahkan sopir-sopirnya (relative) terkenal paling mempunyai pengetahun jalan yang paling baik, paling jujur, paling ramah dan paling bahagia (Sebulan terakhir ini kami survey beberapa sopir Blue bird) ..

Beberapa sopir Taksi Blue bird juga bercerita bahwa mereka lebih memilih bekerja di Blue bird karena gaji dan tunjangan lain yang mereka terima, lebih besar bila dibandingkan di perusahaan taksi lainnya. Selain itu, Blue bird banyak memberikan beasiswa ke keluarga sopir taksinya, akibatnya sebagian besar sopir blue bird yang kami survey mengatakan sangat bahagia bekerja di blue bird..

Sistem manajemen sopir seperti ini tidak bisa kita jumpai di perusahaan taksi semenjana, tidak juga di Uber dan Taxi apps lainnya..

Sistem pemesanan taksi di Blue bird dan express juga sudah menggunakan reservasi app untuk melayani pelanggan mereka, Taksi app ini melengkapi line telepon pemesanan taksi yang selama ini sudah cukup responsive dan baik..

Akibat dari hal ini, kami cukup yakin bahwa perusahaan taksi besar di Indonesia akan cukup kuat melawan serbuan Taxi app di masa depan, termasuk dari Uber sekalipun..

Jadi, secara umum kami memandang bahwa bisnis taksi di Indonesia masih menarik dan menjanjikan, minimal sampai transportasi umum di Indonesia kondisinya membaik. Namun, tentu prospek ekonomi yang baik dari suatu bisnis, tidak menunjukkan semua perusahaan yang bergelut disana akan ikut meraih kesuksesan, karena semua tergantung bagaimana manajemen perusahaan itu dalam merespon apa yang tengah dan akan terjadi di masa depan..

 

@dr_BramIrfanda

^ utk update artikel analisa saham melalui Telegram, silakan Join Irfanda Capital on telegram

Agar makin MEMUDAHKAN ANDA MENGHASILKAN KEUNTUNGAN, Kami menyarankan Anda membaca SEMUA ARTIKEL TERKAIT dibawah ini, agar Anda mendapatkan kedalaman materi dan gambaran keseluruhan yang berhubungan dengan artikel diatas

Tagged: , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply