Suku Bunga Rendah : Efek Positifnya – BIA #97

Bila anda cukup sering membaca berita tentang ekonomi Amerika Serikat atau follow twitternya Presiden US Donald Trump, maka anda pasti tau kalo donald Trump ingin agar FED – BI-nya Amerika Serikat- menurunkan suku bunga FED Rate sampai 0 , atau bahkan ingin membuatnya sampai minus..

Lalu apa motivasi trump untuk melakukannya?

Trump ingin Perekonomian Amerika serikat, tumbuh lebih besar dari tingkat pertumbuhannya yang sekarang..

Mungkin anda bertanya, Kok bisa?

Pemerintah dan Bank Central suatu negara bisa melakukan stimulus perekonomian dengan melakukan stimulus fiscal –stimulus yang berhubungan dengan keuangan pemerintah, seperti penurunan pajak, proyek padat karya, dll- atau stimulus moneter –stimulus yang dilakukan terutama lewat mengatur suku bunga dan jumlah pasokan uang di pasar-.

Stimulus Moneter berupa penetapan Suku Bunga yang rendah membuat biaya berhutang menjadi rendah. Biaya berhutang –biaya bunga- yang rendah, membuat perusahaan dan orang pribadi yang berhutang, mempunyai lebih banyak uang untuk dibelanjakan..

Akibatnya, daya beli meningkat, konsumsi meningkat dan perekonomian terangkat..

Contoh penerapan kebijakan suku bunga rendah adalah penurunan suku bunga BI rate saat krisis 2008, dimana di akhir 2008 dan awal 2009, BI secara rutin menurunkan suku bunganya. Kebijakan penurunan suku bunga dan kebijakan fiskal yang diambl BI berhasil membuat Indonesia tetap menjaga pertumbuhan ekonomi di angka lebih dari 4%, yang menjadikan nama Indonesia berkibar saat itu..

Contoh berikutnya adalah penerapan penurunan suku bunga di Amerika Serikat, dengan penurunan FED rate sampai mendekati 0 saat terjadi krisis 2008.

Terdengar menjanjikan ya..

Lantas kenapa BI tidak menurunkan suku bunga BI rate menjadi 0 aja kalo memang bisa menstimulus perekonomian?

Karena penerapan suku bunga rendah juga bisa membawa bencana yang besar, bila dilakukan di saat yang tidak tepat..

Apa Efek buruk penerapan suku bunga rendah? insyaAllah akan kita bahas minggu depan . . .

@dr.bramirfanda

Untuk menerima update GRATIS The Bram Irfanda Analysis, mohon klik subscribe atau mohon masukkan email anda ke form email dibawah ini


The Bram Irfanda Analysis sekarang ada di Youtube, Podcast, Twitter, Facebook dan Telegram untuk berlangganan silakan klik di link masing-masing Social media diatas

Subscribe to Blog via Email

GRATIS! utk berlangganan gratis, Masukkan email anda di form dibawah ini, lalu klik link konfirmasi berlangganan yang kami kirim ke email anda

Tagged: , , , , ,

Leave a Reply