Saham turun = diskon ? |BIA #106

Dibanyak forum saham, baik di telegram maupun beberapa aplikasi saham, banyak kita temukan trader atau investor yang ketika ada saham yang harganya turun, Ia berkata : “saham ini sudah diskon 30% lho, yuk buruan diborong sebelum terbang”.

Atau komentar seperti : “harga saham ini sudah sangat murah, sudah turun 30% dari harga tertingginya”.

Mirisnya, banyak trader maupun investor yang percaya begitu saja ketika membaca status seperti diatas, lalu menggunakan ‘bocoran’ ini untuk membeli saham.

Akibatnya banyak trader maupun investor yang mengalami kerugian akibat membeli saham karena memanfaatkan bocoran seperti diatas.

Bila dipandang dari sisi psikologi , maka hal diatas merupakan sesuatu hal yang umum terjadi karena trader dan investor adalah manusia biasa.

Dalam ilmu Behavioral economic, pengambilan keputusan manusia sangat dipengaruhi oleh heuristic. Heuristic adalah shortcut / jalan pintas pikiran yang berguna untuk menghemat daya pikir otak dengan membuat kesimpulan tanpa harus memikirkan masalah itu dengan hati- hati. Heuristic ini sangat berguna dalam kehidupan sehari- hari sehingga kita tidak terlalu membutuhkan banyak daya pikir otak untuk hal- hal yang biasa kita temui. Contoh dari heuristic adalah ketika kita mau makan maka, kita tidak perlu dan tidak pernah menimbang jumlah nasi atau roti yang akan kita makan. Otak kita secara otomatis menggunakan heuristic untuk memecahkan masalah seberapa banyak nasi atau roti yang akan kita makan setiap hari.

Pada fenomena turunnya harga saham seperti contoh diatas, heuristic yang digunakan adalah anchoring heuristic. Anchoring heuristic adalah shortcut / jalan pintas pikiran yang menggunakan nilai dasar atau nilai sebelumnya sebagai dasar pengambilan keputusan. Anchoring heuristic banyak digunakan saat orang berjualan dengan harga coret . Harga coret membuat ilusi bahwa harga lama atau yang lebih tinggi sudah diturunkan sehingga di harga sekarang sudah tergolong murah dan terdiskon. Padahal biasanya harga coret digunakan untuk mengelabui pembeli dengan menulis harga sebenarnya di kolom harga setelah diskon dan menulis harga yang sudah dinaikan di harga yang dicoret. Hal yang sama terjadi pada proses jual beli dan sewa properti dimana agen properti biasanya menulis atau memberikan harga jual dan sewa properti di harga yang jauh di atas harga pasar agar ketika terjadi kesepakatan, harga yang disepakati di anggap murah oleh pembeli atau penyewa karena sudah turun banyak dari harga penawaran. Jadi memberikan ilusi harga murah bagi pembeli atau penyewa properti.

Anchoring heuristic sangat bermanfaat untuk penjual karena bisa meningkatkan keuntungan dari transaksi bila pembeli menggunakan anchoring heuristic untuk menentukan murah atau tidaknya suatu harga.

Anchoring heuristic ini sangat berbahaya bila kita gunakan untuk membeli saham dan aset lainnya saat berinvestasi. Anchoring heuristis membuat kita menggunakan harga lama atau bahkan harga all time high – harga tertinggi sepanjang sejarah dari suatu saham- sebagai pedoman harga wajar dari suatu saham atau aset. Anchoring heuristic membuat investor atau trader membeli saham dimasa bullish ketika pasar saham sedang mengalami penurunan sementara. Akibatnya, banyak investor atau trader yang terjebak membeli saham di harga yang sedikit dibawah all time high. Selain itu, anchoring heuristic juga membuat trader atau investor membeli saham yang harganya turun banyak karena masalah fundamental yang serius karena menganggap harganya sudah murah dan terdiskon banyak dari harga saham biasanya. Akibatnya, banyak trader maupun investor yang ‘nyangkut’ di saham – saham sampah.

Dengan mengetahui dan memahami adanya anchoring heuristic maka, kita lebih mudah menyadari adanya jebakan- jebakan di pasar saham. Selain itu, adanya anchoring heuristic seharusnya membuat kita sadar bahwa sebagai manusia biasa kita sangat mudah melakukan kesalahan karena keunikan cara kerja otak kita sendiri. Karenanya kita wajib meneliti dengan seksama data- data fundamental tentang saham atau aset yang akan kita beli dan baru kemudian menarik kesimpulan harga yang wajar dari data tersebut.

@dr_BramIrfanda

utk update artikel melalui Telegram, silakan Join Irfanda Capital on telegram

Setiap minggu, kami akan menulis analisis saham fundamental emiten BEI dan akan mempostingnya di blog ini. Untuk MENDAPAT KIRIMAN EMAIL GRATIS UPDATE ARTIKEL TERBARU irfanda.id , silakan masukkan email anda ke form dibawah ini

Subscribe to Blog via Email

GRATIS! utk berlangganan gratis, Masukkan email anda di form dibawah ini, lalu klik link konfirmasi berlangganan yang kami kirim ke email anda

Leave a Reply