Jebakan Saham Emiten Konstruksi | BIA #42

Harga Saham emiten Konstruksi mengalami kenaikan besar-besaran beberapa bulan terakhir ini. Banyak Investor berasumsi bahwa focus pembangunan Infrastruktur Jokowi akan membuat emiten Kontruksi mengalami masa keemasan. Benarkah demikian? adakah jebakan yang patut diwaspadai investor terkait emiten Properti?

Program Infrastruktur  Jokowi

“Saya berikan arahan bahwa 2015, fokus kita pada infrastruktur. Kedua, di kegiatan yang berkaitan dengan pangan. Artinya lebih banyak di kementerian pertanian. Fokus kita sementara berada pada dua hal tadi,” kata Jokowi rapat kabinet paripurna menjelang libur Natal di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/12/2014) petang.

Melihat focus Presiden Jokowi, BAPPENAS langsung membuat berbagai rencana pembangunan Infrastruktur di seluruh Indonesia, berikut infografisnya:

INFOGRAFIS pembangunan infrastruktur JOkowi

Fokus Pemerintahan Jokowi dalam infrastruktur yang tampak sangat ambisius, membuat banyak investor berlomba-lomba membeli saham yang berhubungan dengan konstruksi..

Namun, sebelum ikut-ikutan membeli saham emiten konstruksi, alangkah baiknya kita terlebih dahulu memahami beberapa sifat bisnis emiten konstruksi berikut ini, agar kita bisa menilai emiten konstruksi dengan lebih baik :

  • Tingkat Piutang Bermasalah Besar

Semua Emiten Properti menghadapi klien pemberi kerja yang tidak mau membayar piutang tagihan pengerjaan proyeknya. Bila jumlah piutang tak tertagih ini kecil mungkin tidak masalah. Masalahnya, seringkali piutang bermasalah ini jumlahnya besar. Contoh piutang bermasalah  yang bisa kita gunakan adalah piutang PT Jakarta Monorail kepada ADHI. Perusahaan yang katanya konsorsium dengan modal ratusan trilyun rupiah ini mempunyai piutang sebesar rp. 26,693,761,000, yang sampai saat ini, masih belum jelas nasibnya.  Bila melihat rencana proyek monorail yang ditolak Ahok, agaknya Piutang ini bisa benar-benar harus di hapus bukukan oleh ADHI.  Jumlah Piutang Terancam macet (belum dibayar setelah lebih dari 2 tahun dari jatuh tempo) dari ketiga emiten konstruksi terbesar adalah sebagai berikut : ADHI rp.385M, WASKITA rp.9 M, WIKA rp.122M.

  • Ancaman Arus Kas Seret

Kas adalah darah bagi Bisnis. Oleh Karena itu kekurangan kas bisa menyebabkan terganggunya kinerja bisnis suatu perusahaan. emiten Konstruksi umumnya menghadapi dua penyebab terbesar penurunan jumlah Kas : pertama, adanya perjanjian kerjasama yang mensyaratkan pembayaran setelah proyek selesai dikerjakan sampai tahap tertentu atau bahkan sampai tuntas. Yang kedua, adanya keterlambatan pembayaran tagihan piutang dari pemberi kerja. Mirisnya, beberapa pemberi kerja proyek konstruksi WIKA dan ADHI mengalami kebangkrutan saat proyeknya selesai dan harus melakukan pembayaran.

  •  Ketergantungan yang Sangat Tinggi pada Manajemen dan Tim Kerja

Perusahaan Konstruksi merupakan salah satu tipe perusahaan yang sangat bergantung dengan Manajemen dan Tim kerja yang baik. Tim kerja yang baik akan memudahkan sebuah perusahaan konstruksi untuk menyusun proposal tender, mempresentasikan dan mengeksekusi suatu proyek konstruksi  dengan baik dan kompetitif.

Sewajarnya, karena SDM merupakan kunci utama kinerja, angka pergantian karyawan di perusahaan konstruksi terbilang besar. Bahkan, salah seorang sahabat kami yang bekerja di sector konstruksi bercerita bahwa di sektor konstruksi , ada banyak karyawan ‘kutu loncat’ yang berpindah-pindah tempat kerja agar standar gajinya naik. Hal yang cukup miris ini ternyata akan berkurang bila tercipta suasana kerja dan kantor yang nyaman . Oleh karena itu, untuk menurunkan tingkat keluar masuk karyawan d sector konstruksi, Adalah tugas utama bagi manajemen perusahaan konstruksi untuk menciptakan suasana bekerja yang nyaman bagi seluruh karyawannya

  • Kebutuhan Modal Besar

Bisnis Konstruksi besar membutuhkan modal besar untuk menyelesaikan pembangunan suatu proyek konstruksi. Sebagai Contoh,  pengerjaan pembangkit listrik 2×200 MW di Kalimantan yang dikerjakan ADHI membutuhkan dana sekitar rp.4 trilyun. Karena modal yang besar ini, umumnya angka DER perusahaan konstruksi jauh lebih tinggi bila dibandingkan perusahaan bidang lainnya

  • Tergantung Tender 

Setiap Proyek properti yang didapatkan emiten konstruksi merupakan suatu proses panjang yng dimulai dari proses tender. Kesuksesan suatu proyek perusahaan konstruksi dengan Perusahaan X, tidak berarti proyek selanjutnya dari perusahan X akan dimenangkan oleh perusahaan konstruksi itu, karena setiap proyek ditentukan pemenangnya lewat proposal tender yang masuk. Selain itu, repeat order juga sedikit dan hanya didominasi oleh proyek pemerintah serta BUMN.

  • Tingkat Leverage Besar

Tingkat leverage atau hutang yang besar adalah hal yang umum terjadi di emiten konstruksi. Ancaman arus kas yang seret seperti yang kami paparkan diatas, memaksa emiten Konstruksi untuk mencari hutang guna menambah modal kerjanya.  Tingkat Hutang yang besar seperti yang dimiliki tiga emiten konstruksi terbesar agaknya saat ini masih belum membahayakan, kecuali terjadi krisis ekonomi parah yang menghantam Indonesia

  • Kenaikan Harga Bahan Bangunan

Kenaikan bahan bangunan ditengah masa proyek berlangsung akan menurunkan margin usaha emiten konstruksi. Untungnya,  ada perjanjian pengerjaan proyek yang memungkinkan pertambahan biaya bila ada kenaikan harga bahan bangunan. Namun sayangnya, banyak pula klien pemberi kerja yang enggan mencantumkan hal tersebut, yang mana pasti menurunkan margin usaha emiten konstruksi tersebut..

Jebakan Saham Emiten Konstruksi

Dari beberapa sifat bisnis Konstruksi diatas, anda bisa menganalisis emiten konstruksi mana yang kinerjanya mengesakan dan emiten mana yang kinerjanya buruk serta malah menjadi jebakan investasi..

Emiten konstruksi mana yang terbaik menurut Anda?

Emiten konstruksi mana yang bisa menjadi jebakan Investasi menurut Anda?

 

@dr_BramIrfanda

Beberapa waktu kedepan, kami akan menganalisis emiten Konstruksi di BEI dan akan mempostingnya di blog ini, UNTUK MENDAPAT KIRIMAN EMAIL GRATIS UPDATE ARTIKEL TERBARU irfanda.id , MASUKKAN EMAIL KE FORM DIBAWAH  INI

Subscribe to Blog via Email

GRATIS! utk berlangganan gratis, Masukkan email anda di form dibawah ini, lalu klik link konfirmasi berlangganan yang kami kirim ke email anda

Tagged: , , , ,

Leave a Reply