META, Ada Apa Denganmu? (3) | BIA #50

Sebagai silent Partner, investor harus meneliti bagaimana kualitas manajemen Suatu emiten. Apakah manajemen suatu emiten jujur, rasional, mementingkan diri sendiri atau pemegang saham, menguasai bisnisnya dll

Kita bisa melihat betapa pentingnya Manajemen suatu emiten, bila mengutip penjelasan Lo Kheng Hong, yang dikenal sebagai Warren Buffett Indonesia, dalam suatu wawancara berikut ini…

” yang menjadi pertimbangan pertama adalah manajemen, kedua manajemen, ketiga manajemen, baru yang lain.”

Nah, pertanyaannya, Bagimana dengan Manajemen PT Nusantara Infrastruktur Tbk, META?

Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita sedikit meneliti beberapa pernyataan proyeksi manajemen META di masa lalu dengan kenyataan yang terjadi saat ini, Apakah kita bisa menemukan perbedaan?

“Dengan masuknya Rajawali, kita akan menjadi pemain infrastruktur terbesar di Asia,” ujar Presiden Direktur Nusantara Infrastructure M Ramdani Basri.

“Dalam 5-7 tahun ke depan, dengan masuknya Rajawali maka kami akan jadi pemain infrastruktur terbesar di Asia. Kenapa tidak? Dengan Rajawali masuk juga menunjukkan besarnya potensi sektor ini,” ungkap Presiden Direktur Nusantara Infrastructure M Ramdani Basri.

“Saya optimistis untuk meningkatkan nilai aset perseroan hingga 40 triliun rupiah dalam empat tahun ke depan.” Presiden Direktur Nusantara Infrastructure M Ramdani Basri

Ketiga pernyataan diatas, diungkapkan setelah bergabungnya rajawali Corpora menjadi pemegang saham META di tahun 2010.

Bagaimana kenyataan META sekarang?

Masih jauh panggang dari Api..

Saat ini PT Nusantara Infrastruktur Tbk, META baru mencatatkan laba bersih (FY 2014) rp.93 Milyar dengan Aset total di akhir 2014 sebesar rp.4,1 Trilyun dan masih ada belum apa-apa kalo dibandingkan dengan PT Jasa Marga, JSMR..

Hal ini menunjukkan apa yang disebut ‘omong besar’ oleh pakar Manajemen Jim Collins..

Omong besar, tidak didasarkan pada pemahaman akan kekuatan dan kelemahan diri, sehingga ucapannya ngawur dan tidak berdasar..

Selain itu, masuknya PT Nusantara Infrastruktur Tbk, META ke ranah diluar pengelolaan jalan Tol, bisnis META yang paling menguntungkan, membuat META melanggar ‘Jurus landak’nya (salah satu prinsip menjadikan perusahaan jadi hebat menurut Jim Collins) sendiri, dan membuat META mengalami kerugian di tahun 2010 dan 2011..

Terakhir, bila melihat Ketidakberpihakan manajemen dan pemegang saham pengendali META (rajawali corpora) pada investor retail seperti yang kemarin kami bahas, hal ini makin menurunkan nilai manajemen META..

 

PT Nusantara Infrastruktur Tbk, META, 2014 :

Rating Manajemen : E

 

@dr_BramIrfanda

*Analisis saham Fundamental META, yang berjudul “META, Ada Apa Denganmu”, akan kami jadikan 4 atau 5 seri, jadi DAFTARKAN EMAIL ANDA DI FORM DIBAWAH INI UNTUK MENDAPAT KIRIMAN ANALISIS META BERIKUTNYA.. MAU?

 

Setiap minggu, kami akan menulis analisis saham fundamental emiten BEI dan akan mempostingnya di blog ini. Untuk MENDAPAT KIRIMAN EMAIL GRATIS UPDATE ARTIKEL TERBARU irfanda.id , silakan masukkan email anda ke form dibawah ini

Subscribe to Blog via Email

GRATIS! utk berlangganan gratis, Masukkan email anda di form dibawah ini, lalu klik link konfirmasi berlangganan yang kami kirim ke email anda

Tagged: , , , , , , , ,

Leave a Reply