J Resources (PSAB), Lebih baik dari ANTM dan MDKA? | BIA #67

PT J Resources Asia Pasifik Tbk , PSAB, merupakan perusahaan emiten tambang emas yang bisa menjadi alternatif, selain ANTM -PT Aneka Tambang- dan MDKA – PT Merdeka Copper Gold-. Bagaimana analisa fundamental saham PSAB?

Sejarah PSAB bisa ditarik ke belakang bermula pada PT Pelita Sejahtera Abadi Tbk yang kegiatan usaha utama perusahaan nya adalah jasa boga, perdagangan, transportasi, dan pembangunan perumahan, menjadi usaha pertambangan, khususnya tambang emas.

Saham PT Pelita Sejahtera Abadi Tbk pernah di suspen selama dua tahun oleh Regulator, karena adanya dugaan penggorengan harga saham yang parah. Lalu Hadirlah bapak Jimmy Budiarto sebagai penyelamat PSAB lewat Backdoor listing yang dilakukannya. tepatnya tanggal 15 November 2011, PT Pelita Sejahtera Abadi Tbk (PSAB) mengumumkan bahwa perusahaan akan mengakuisisi sebuah perusahaan tambang emas, bernama PT J Resources Nusantara. Nilai akuisisinya mencapai Rp1.4 trilyun, dan PSAB akan memperoleh dana tersebut dari right issue yang akan dilakukan kemudian. PSAB sendiri, terhitung sejak tanggal 30 Desember 2011, kemudian berubah nama menjadi PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan kegiatan usaha utama perusahaan juga berubah dari sebelumnya jasa boga, perdagangan, transportasi, dan pembangunan perumahan, menjadi usaha pertambangan, khususnya tambang emas.

Saat ini, PSAB – PT J Resources Asia Pasifik Tbk. – mempunyai delapan proyek tambang Emas, empat diantaranya adalah proyek produktif yang menghasilkan , diantaranya Bakan, Seruyung, Penjom, dan Lanut Utara. sedangkan Proyek yang belum menghasilkan diantaranya Doup, Pani -keduanya diproyeksikan bisa mulai produksi pada 2019-, Bolangitang dan Bulagidun -keduanya masih dalam proses eksplorasi-. semua proyek PSAB itu berada di Indonesia, kecuali Penjom yang berada di Malaysia. Menariknya, enam dari delapan tambang Emas PSAB -selain Penjom dan seruyung- berada di Sulawesi Utara. Hal ini bisa berakibat pada rendahnya biaya pengembangan Tambang emasnya..

Jumlah Gold reserve yang dimiliki PSAB per Juni 2017 sebesar 3,7 Juta oz Au. Jumlah reserve PSAB ini enam kali lipat lebih besar bila dibandingkan jumlah gold reserve ANTM per 31 desember 2016. Gold Reserve MDKA*? cuma 1,19 Juta Oz, alias sepertiga gold reverse PSAB..

Jumlah Gold Reserve yang besar ini, disumbang oleh keberhasilan eksplorasi di tambang Doup yang menyumbang gold reserve 1,23 juta Ounces. management PSAB menaksir, Jumlah gold Reserve yang dimiliki PSAB, cukup untuk ditambang sampai 2029. Tentunya ini dengan catatan bahwa proses eksplorasi lanjutan di tambang yang sudah dikerjakan maupun yang belum seperti Bolangitang dan Bulagidun tidak menambah jumlah Gold Reserve PASB, yang mana menurut manajemen kecil kemungkinannya..

Di tahun 2018 ini, PSAB hanya bisa mengandalkan produksi emas dari tambang Bakan, seruyung, penjom yang masing-masing memproduksi emas sebanyak 90 ribu oz, 77 ribu oz, dan 25 ribu oz di tahun 2016..

Bila proyek pengembangan tambangnya lancar, di tahun 2019 nanti, PSAB sudah bisa meraih emas dari tambang Doup dan Pani. Blok Pani ditargetkan bisa beroperasi pada akhir 2018, sedangkan blok Doup ditargetkan bisa berproduksi pada Maret 2019. Dalam pengembangan tersebut, blok Pani memerlukan investasi sebesar US$ 100 juta. Sedangkan blok Doup memerlukan investasi sebesar US$ 200 juta.

Tambang Doup dan Pani ini bisa menjadi sumber emas yang besar bagi PSAB. Untuk tambang Doup, total cadangan sampai Juni 2017 tercatat sebesar 1.509 Koz Au. Sementara sumber dayanya mencapai 2,594 Koz Au. Tambang Pani sampai Juni 2017 memiliki total cadangan 502 Koz Au dan sumber daya sebesar 1.524 Koz Au.

Dari reserve sebesar itu, PSAB menargetkan produksi emas dari tambang Doup sebesar 100.000 ounces per tahun dan dari tambang Pani akan diproduksi emas 50.000- 70.000 ounces per tahun.

Hal ini berarti, bila hasil tambang dari blok Bakan, seruyung dan Penjom tetap tidak berubah, maka PSAB akan memperoleh emas sebanyak 342.000 sampai 362.000 oz per tahun, yang mana akan jadi nomor 1 di Indonesia dalam hal produksi emas setahun..

Sound Interesting?

but wait..

Pengembangkan tambang Doup dan Pani tentu membutuhkan modal yang besar, -dengan kisaran $ 300 Juta dollar- , masalahnya Bagaimana posisi keuangan PSAB?

Kita bahas di tulisan berikutnya ya…

 

@dr_BramIrfanda

  • jumlah Gold Reserve MDKA per 31 desember 2016. btw, MDKA gold resourcesnya memang banyak, tapi belum jadi Gold Reserve

 

^ utk update artikel melalui Telegram, silakan Join Irfanda Capital on telegram

Setiap minggu, kami akan menulis analisis saham fundamental emiten BEI dan akan mempostingnya di blog ini. Untuk MENDAPAT KIRIMAN EMAIL GRATIS UPDATE ARTIKEL TERBARU irfanda.id , silakan masukkan email anda ke form dibawah ini

Subscribe to Blog via Email

GRATIS! utk berlangganan gratis, Masukkan email anda di form dibawah ini, lalu klik link konfirmasi berlangganan yang kami kirim ke email anda

Tagged: , , , , , , , , , ,

Comments: 2

  1. Sucipto May 2, 2018 at 5:27 pm Reply

    Kalau MEDC bagaimana pak?

    • @dr_BramIrfanda May 6, 2018 at 4:40 pm Reply

      kapan-kapan kita bahas ya 🙂

Leave a Reply