IPO Siloam Hospitals | BIA #10

Siloam Hospitals, jaringan Rumah Sakit Swasta Terbesar di Indonesia, akan melakukan IPO, bagaimana Prospektus IPO Siloam Hospitals? bagaimana Analisa Fundamental Sahamnya?

PT Siloam Internasional Hospitals Tbk yang memiliki dan menjalankan operasional jaringan Rumah Sakit Siloam Hospital, akan melakukan IPO sebesar 14% dari seluruh saham perseroan, dengan opsi penjatahan lebih hingga 16% dari seluruh saham perseroan yang berjumlah 1.162.750.000 lembar saham (pada tanggal 26 Agustus 2013, Siloam menurunkan target IPO hanya menjadi sebanyak-banyaknya 156,1 Juta Saham). Dana yang diperoleh dari IPO anak Usaha PT Lippo Karawaci Tbk ini akan digunakan untuk keperluan sebagai berikut : 39 % untuk membiayai pembelian peralatan medis dan pembangunan/renovasi rumah sakit dan/atau pengembangan rumah sakit baru, 26% akan digunakan oleh Perseroan untuk investasi terkait kesempatan akuisisi rumah sakit lain, sedangkan Sekitar 35% akan digunakan untuk membayar dana pinjaman yang diperoleh Perseroan dari PT Lippo Karawaci Tbk..

Siloam Hospitals saat ini tercatat sebagai jaringan Rumah Sakit Swasta Terbesar di Indonesia. Menariknya, Dalam waktu yang relatif singkat, Nama Rumah Sakit Siloam Hospitals sudah terkenal sebagai Rumah Sakit yang baik, canggih dan prestisius. Rumah Sakit Siloam Hospitals Surabaya bisa menjadi salah satu contohnya, yang walaupun baru didirikan di tengah kota Surabaya dan dikelilingi dua rumah sakit besar lainnya, langsung ramai oleh pasien yang datang..

Pada tahun 2012, Siloam Hospitals menambah Lima buah Rumah Sakit Baru dan pada tahun 2013 ini, perseroan berencana menambah dua buah Rumah Sakit baru lagi, sehingga jumlah portofolio Rumah Sakitnya total berjumlah 15 buah Rumah pada akhir 2013.

Penambahan Portofolio Rumah Sakit tersebut membuat Pendapatan Perseroan meningkat sebesar 47,8% menjadi Rp789,5 miliar untuk periode empat bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2013 dari Rp534,3 miliar untuk periode empat bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2012.

Sayangnya, laba tahun berjalan Perseroan menurun sebesar 44,8% menjadi Rp17,1 miliar untuk periode empat bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2013 dari Rp31,0 miliar untuk periode empat bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2012. Hal ini disebabkan oleh tingginya kenaikan Beban pokok pendapatan dan beban usaha perseroan yang meningkat sebesar 49% dan 63%..

Siloam Hospitals harus menghadapi sifat industri rumah sakit yang pada umumnya mempunyai Net Profit Margin yang rendah. Hal yang dapat menurunkan margin usaha perseroan, diantaranya : tingginya biaya depresiasi bangunan dan peralatan Rumah Sakit, tingginya biaya operasional Rumah Sakit yang telah berjalan, tingginya biaya operasional rumah sakit baru, hilangnya sumber pembiayaan bebas bunga dari PT Lippo Karawaci Tbk, biaya peralatan medis yang tinggi karena harus selalu diperbaharui..

Selain berbagai penyebab yang telah disebutkan diatas, mulai 30 April 2013, Siloam Hospitals menghadapi kenaikan beban operasional. Hal ini terjadi karena Siloam Hospitals menyewa Properti Rumah Sakit untuk sebelas dari tiga belas rumah sakit yang dioperasikan oleh Perseroan. Untuk delapan bidang tanah dan bangunan yang disewa dari PT Lippo Karawaci Tbk, Perseroan tidak membayar atau memperhitungkan biaya sewa untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2010, 2011 dan 2012 dan periode empat bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2013 karena tanah dan bangunan tersebut disewakan tanpa dikenakan biaya kepada Perseroan. Sejak tanggal 30 April 2013, Perseroan akan membayar beban sewa dari delapan tanah dan bangunan yang disewa dari Lippo Karawaci 1-3 % dari Pendapatan Kotor Perseroan..

Rendahnya posisi laba Bersih dan Profit Margin dari Siloam Hospitals, membuat kemungkinan right issue di masa mendatang bisa dibilang tinggi. Hal ini ditambah fakta bahwa Siloam Hospital tidak lagi memperoleh pinjaman dana bebas bunga dari PT Lippo Karawaci Tbk..

Dari Neraca Siloam Hospitals pada tanggal 30 April 2013, kita peroleh aset, Liabilitas dan Ekuitas perseroan masing-masing sejumlah Rp.1,651 Trilyun, Rp1,389 Trilyun dan Rp.261 Milyar. Dari angka Liabilitas yang demikian besar, untungnya hanya Rp 55 Milyar yang merupakan Hutang Bank, sedangkan Rp.827 Milyar diantaranya merupakan utang perseroan tanpa bunga kepada induk perusahaan yakni PT Lippo Karawaci Tbk. Sayangnya, fasilitas pembiayaan yang menarik ini, tidak dapat lagi dinikmati perseroan setelah IPO tahun ini. Akibatnya, ada kemungkinan yang cukup besar bahwa pertumbuhan Siloam Hospitals di masa mendatang harus dibiayai degan hutang berbunga, mengingat perseroan menghadapi rendahnya laba bersih dan Free Cash Flow yang negatif..

Dari sisi manajemen, dari pertumbuhan perusahaan yang pesat tampak bahwa Siloam Hospitals dipimpin oleh tim direksi yang cerdas dan berkemampuan serta mempunyai passion yang kuat dalam industri Rumah Sakit. Selain itu, dari pengamatan sekilas kami -yang masih harus dibuktikan dengan waktu- saat membaca Prospektus IPO Siloam Hospitals, tampak kesan bahwa manajemen bersikap jujur dan mengatakan segalanya baik mengenai peluang maupun hambatan yang akan dihadapi Siloam Hospitals di masa depan..

Dari sisi harga, harga saham Siloam Hospitals dalam IPO ini ditawarkan sebesar Rp.9.000 – 9.500 per lembarnya. Dari harga saham Siloam Hospitals yang ditawarkan ini, bisa kita peroleh Market Cap Siloam Hospitals adalah sebesar Rp.10,4 – 11 Trilyun. Dari laba bersih empat bulan pertama 2013 yang berjumlah Rp17,1 miliar -yang lalu kami setahunkan-, bisa kita dapatkan PER Siloam Hospitals adalah 203 – 215 X. Angka PER yang sedemikian besar, tentu saja tidaklah cocok untuk berivestasi, terlepas dari semenarik apapun kinerja maupun masa depan suatu Perusahaan..

Rating Kinerja Siloam Hospitals saat IPO (berdasar prospektus IPO Siloam Hospitals) :

Rating Kinerja Bisnis : A

Rating Keuangan       : D

Rating manajemen    : A

Rating harga Saham : E

 

@AnalisisSaham

^ utk update artikel analisa saham melalui Telegram, silakan Join Irfanda Capital on telegram

Tagged: , , , ,

Comments: 2

  1. Agung April 20, 2018 at 10:42 am Reply

    Bagaimana dengan IPO rumah sakit Hermina, PT Medikaloka Hermina? Apakah IPO cukup baik prospeknya menurut analisis anda?

    • @dr_BramIrfanda May 6, 2018 at 4:41 pm Reply

      sudah dibahas ya 🙂

Leave a Reply