Taksi Zebra (ZBRA) : Riwayatmu Kini | BIA #21

PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) adalah perusahaan Taksi pertama di Surabaya yang didirikan pada awal 1987. PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) merupakan perusahaan Taksi pertama yang GO PUBLIC, tepatnya pada tahun 1989. ZBRA merupakan pelopor pemakaian BBG pada Taksi dengan menjadi operator Taksi Pertama yang memakai BBG sebagai bahan bakar, tepatnya sejak 1997.

Bagaimana Riwayat PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) kini?

Riwayat ZBRA kini bak peribahasa ‘Hidup segan mati tak mau’. ZBRA terkenal di surabaya sebagai Taksi Lama dengan kendaraan tua dan sering mogok. Memang, masih ada keluarga yang begitu setia pada taksi Zebra, namun praktis jumlahnya makin menurun dengan berdatangannya berbagai Perusahaan Taksi Nasional di surabaya, seperti Bluebird, Orange dan Bosowa. ZBRA terus menderita kerugian signifikan sejak tahun 2006 hingga sekarang. Walaupun pasokan Taksi di surabaya diperkirakan masih kekurangan stok sebanyak seribu unit taksi, Kinerja ZBRA terus menerus mengalami penurunan yang memprihatinkan..

Pendapatan ZBRA tahun 2012 hanya berjumlah Rp.19,5 Milyar, turun Rp.300 Juta dari pendapatan tahunan 2011..

Berbagai masalah operasional membuat Pendapatan ZBRA terus menerus turun sejak tahun 2009. Pada Divisi Taksi, Masalah ZBRA terletak pada jumlah taksi yang sedikit dan rata-rata berumur tua. Rencana peremajaan dan pengembangan jumlah taksi masih terkendala kondisi keuangan. selain dari segi kendaraannya, berkurangnya pangkalan Taksi ZBRA juga menjadi masalah tambahan..

Pada Divisi distribusi Gas, tahun ini ZBRA berhasil mencetak keuntungan bersih, namun jumlahnya masih kecil yakni hanya Rp.617 Juta. Jumlah ini memang kecil, namun jauh lebih baik bila dibandingkan dengan kerugian bersih divisi Taksi yang sebesar Rp.9,3 Milyar untuk tahun 2012 saja. Kerugian divisi taksi disebabkan oleh umur taksi yang sudah tua, sehingga rentan mengalami kerusakan. Akibatnya, banyak biaya harus dikeluarkan ZBRA hanya untuk perbaikan taksi-taksinya..

Dilihat dari prospek usaha, tentu terlihat jelas bahwa divisi Distribusi Gas lebih menjanjikan bagi ZBRA . Sayangnya, bisnis Distribusi Gas ZBRA terkendala adanya keharusan untuk menerbitkan Bank garansi yang bisa memberatkan kondisi keuangan ZBRA yang tengah terpuruk..

Ditengah awan gelap yang menyelimuti ZBRA, ada secercah harapan dengan ditunjuknya Dirut dan Komut baru. Dari laporan tahunan 2012, terlihat Ada upaya penghematan usaha yang bisa dilihat dari penurunan beban usaha sebesar Rp.1,3 Milyar sehingga cashflow membaik, walaupun masih negatif..

Perbaikan kinerja ZBRA terlihat dari Rugi bersih ZBRA selama tahun 2012 yang telah sedikit menurun dari Rp.9,3 Milyar menjadi hanya Rp.8,7 Milyar. Perbaikan tampak jelas dari penurunan signifikan Arus Kas negatif dari aktifitas Operasi yakni sebesar Rp.4,5 Milyar di tahun 2011, menjadi hanya Rp.0,9 Milyar di tahun 2012..

Sayangnya, penunjukan Dirut dan Komut baru menurut kami terlalu terlambat, dimana saat ini dilihat dari kondisi keuangan, ZBRA sudah dalam kondisi teramat parah. ZBRA mempunyai modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp.81,6 Milyar. Modal yang tergolong kecil ini, saat ini sudah tergerus kerugian jangka panjang sehingga di akhir 2012 hanya bersisa Rp.9,8 Milyar..

Yang paling mengkhawatirkan dari ZBRA adalah posisi rasio lancar perseroan yang hanya berada pada angka 0,29. Ini berarti, ZBRA sangat rentan terkena pailit bila mereka diwajibkan membayar kewajiban lancarnya..

Menariknya, harga saham ZBRA selama tahun 2012 berfluktuasi antara angka Rp.235 dan Rp.50. Suatu fakta unik yang pasti menarik orang untuk berspekulasi dengan sahamnya. Namun, melihat kondisi bisnis dan Keuangannya, agaknya kami harus merekomendasikan penjualan Saham ZBRA bila anda masih menyimpannya..

Kenapa?

Kondisi keuangan ZBRA sangat rapuh, sehingga keberlangsungan usaha ZBRA kedepannya masih belum jelas. Ekuitas ZBRA yang tinggal berjumlah Rp.9,8 Milyar hanya memerlukan satu tahun lagi untuk menjadi negatif, bila ZBRA menderita kerugian bersih sebesar Rp.10 Milyar atau lebih..

Adanya surat hutang berupa promes tanpa bunga sebesar Rp25,4 Milyar yang akan jatuh tempo pada akhir 2013 juga berpotensi menambah masalah ZBRA -bahkan bisa berujuang pailit-, mengingat ZBRA tidak mempunyai aset lancar untuk membayarnya..

Rating Kinerja ZBRA 2012 : E

Rating Keuangan ZBRA 2012 : E

Rating Manajemen ZBRA 2012 : C

Rating Harga Saham ZBRA 2012 : E

 

@dr_BramIrfanda

^ utk update artikel analisa saham melalui Telegram, silakan Join Irfanda Capital on telegram

Agar makin MEMUDAHKAN ANDA MENGHASILKAN KEUNTUNGAN, Kami menyarankan Anda membaca SEMUA ARTIKEL TERKAIT dibawah ini, agar Anda mendapatkan kedalaman materi dan gambaran keseluruhan yang berhubungan dengan artikel diatas

Tagged: , , , , , , ,

Leave a Reply