Nusa Raya Cipta (NRCA) : Menarikkah Masuk Sekarang?

PT Nusa Raya Cipta Tbk., NRCA, adalah anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk. , SSIA, sekaligus Tulang Punggung SSIA saat ini. Bagaimana Fundamental Bisnis NRCA? Menarikkah untuk masuk sekarang?

Sejarah PT. NUSA RAYA CIPTA, bermula saat duo Ir. Benjamin Arman Suriajaya and Ir. Marseno Wirjosaputro mendirikan perusahaan Konstruksi yang bernama PT. National Roadbuilders & Construction Co. (NRC) pada 25 Nopember 1968. Kemudian pada tahun 1975, PT. National Roadbuilders & Construction Co. (NRC) berganti nama menjadi PT Nusa raya Cipta.

Keluarga Suriajaya lewat SSIA kemudian membeli PT Nusa raya Cipta di tahun 1994, dan sukses mengIPOkannya di tahun 2013..

Bila dipandang dari sisi kinerja bisnis, NRCA mempunyai kinerja yang tergolong baik. Namun, NRCA menghadapi penurunan Omset sejak 2016 dan penurunan laba bersih sejak 2015. Pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah dan siklus bisnis Properti yang tengah dibawah, turut membuat pekerjaan konstruksi gedung bertingkat menurun jumlahnya..

NRCA yang Fokus bisnisnya adalah di Konstruksi Gedung bertingkat milik swasta, terkena imbasnya..

Bukannya pembangunan Infrastruktur sedang digenjot di pemerintahan Presiden Jokowi?

Benar,, tapi proyek-proyek besar itu umumnya di menangkan oleh BUMN Konstruksi, karena lagi-lagi kembali masalah Lobi..

Nah.. Masalahnya adalah bila ekonomi Indonesia terkena badai, maka pekerjaan Konstruksi bisa surut sama sekali seperti yang terjadi di tahun 1998..

Ketika itu terjadi, kinerja NRCA bisa terhempas dan mangalami kerugian..

ROE NRCA yang pernah mencapai 28% di tahun 2014, di tahun 2016 hanya mencapai 8,9%. Sampai Q3 2017, pendapatan dan laba Bruto NRCA juga menurun bila dibandingkan periode yang sama di 2016..

Laba bersih NRCA di Q3 2017 tertolong oleh adanya penjualan Tol Cipali yang labanya mencapai rp.97 Milyar. Bila angka laba penjualan tol Cipali ini dihapus, maka laba bersih Q3 2017 hanya sebesar rp. 15 Milyar, turun 75% dari laba bersih Q3 2016..

Masalahnya, Trend penurunan pasar konstruksi ini agaknya makin parah bila melihat kondisi ekonomi di 2018 ini,,

Dan bila benar terjadi, maka harga saham NRCA bisa mengikuti laba bersihnya..

Apakah NRCA investasi yang buruk?

well.. sejujurnya tidak..

Management NRCA sejauh ini tergolong berkinerja baik, kompeten dan berintegritas tinggi setali tiga uang dengan pemegang saham pengendalinya..

Bila diikuti sejak IPO, NRCA tampak selalu prudent dalam penggunaan sumber daya yang dimilikinya. Hal ini agaknya memang diatur oleh keluarga suriajaya sehingga Presiden Direktur dan wakil Presiden direktur NRCA mempunyai saham NRCA masing-masing sebanyak 2,4 %, sehingga mereka bertindak sesuai kepentingan pemegang saham..

Hal ini terbukti dari laporan keuangan NRCA yang bersih dan kondisi keuangan NRCA yang aman. Kondisi keuangan NRCA bahkan terbilang konservatif untuk perusahaan Konstruksi yang termasuk Capital Intensive Business..

Terdengar menjanjikan ya?

Tapi,,

Ada hal yang harus selalu diingat : bisnis konstruksi adalah bisnis cyclical yang sangat tergantung pada kadar optimisme pelanggannya -yang jumlahnya terbatas-..

Dan Ketika pelanggannya tengah dilanda pesimisme maka labanya bisa tenggelam, yang kemudian turut menyeret sahamnya untuk tenggelam..

 

PT Nusa Raya Cipta Tbk., NRCA, Q3 2017

Rating kinerja Bisnis              : B

Rating Kualitas manajemen : B

Rating kondisi keuangan      : B

 

 

@dr_BramIrfanda

utk update artikel melalui Telegram, silakan Join Irfanda Capital on telegram

Setiap minggu, kami akan menulis analisis saham fundamental emiten BEI dan akan mempostingnya di blog ini. Untuk MENDAPAT KIRIMAN EMAIL GRATIS UPDATE ARTIKEL TERBARU irfanda.id , silakan masukkan email anda ke form dibawah ini

Subscribe to Blog via Email

GRATIS! utk berlangganan gratis, Masukkan email anda di form dibawah ini, lalu klik link konfirmasi berlangganan yang kami kirim ke email anda

Tagged: , , , , , , ,

Leave a Reply