Kenapa Kinerja Bisnis ANTM Kembali Memburuk? | BIA #64

PT Aneka tambang Tbk, ANTM, mengalami Rugi bersih sebesar rp. 378 Milyar pada Q3 2017, ada apa dengan ANTM?

Menurut laporan Keuangan Q3 2017, ANTM mengalami kerugian rp.378 Milyar. Kerugian ini bertolak belakang bila dibandingkan keuntungan rp. 21 Milyar di Q3 2016. Bila di Q3 2016, ANTM mengalami rebound, kenapa di Q3 2017 malah turun dan mengalami kerugian?

Seperti tahun 2016, sejak Q1 sampai Q2 ANTM selalu mengalami kerugian. Namun, tidak seperti Q3 2016, dimana ANTM sukses melakukan Turn Around, Q3 2017 ANTM masih mengalami kerugian.

Bila kita amati, pada Q3 2017 Dalam Core bisnisnya ANTM masih memperoleh Laba Usaha sebesar rp. 232 Milyar. Namun, karena meroketnya kerugian entitas asosiasi dan ventura bersama dari rugi rp. 109 Milyar menjadi rugi rp. 270 Milyar, dan beban keuangan yang meroket dari rp. 270 Milyar menjadi rp. 409 Milyar, maka ANTM mencatatkan rugi bersih di Q3 2017

Bila kita menyadur data Annual report ANTM 2016, maka akan kita temukan fakta bahwa Core bisnis ANTM yang kinerjanya buruk adalah segmen bisnis lain-lain, yakni segmen bisnis Bauksit dan Batubara. Pada tahun 2016, segmen lain-lain ini mencatatkan rugi usaha rp.222 Milyar alias lebih besar daripada laba bersih sepanjang 2016 yang hanya rp.64 Milyar. Kinerja bisnis segmen nikel dan emas ANTM di 2016 sendiri bagus dan mencatatkan keuntungan

Baca Juga :

Entitas asosiasi dan ventura bersama juga merupakah sumber kerugian bagi ANTM. Pada awal 2017, ANTM memiliki 5 perusahaan Afiliasi / asosiasi dan memiliki saham pada 8 perusahaan Joint venture. Bila Perusahaan Afiliasi dan Joint venture ini bekerja dengan baik, agaknya Tidak akan ada masalah. Namun, berdasar data tahun 2016, ANTM masih harus menyusui -dengan pinjaman- dan juga menanggung kerugian akibat kerugian yang diderita oleh perusahaan afiliasi dan Joint venture ini..

Beberapa entitas Asosiasi dan Joint Venture ANTM yang masih bermasalah di 2016 :
– PT Indonesia Chemical Alumina ( PT ICA) harus dibantu lagi $17,4 Juta untuk membayar kewajibannya
– PT Gag Nikel , harus diberi shareholder loan sebesar rp.53,5 Milyar
– PT Meratus jaya Iron & steel , berhenti beroperasi dan harus diberi shareholder loan sebesar rp.12,8 Milyar
– dll

Tidak seperti INCO yang bisa menyetop ekspansi bila harga Nikel sedang tidak bagus atau kondisi bisnis seret, ANTM tidak bisa melakukan hal itu. Ini terjadi karena ANTM adalah perusahaan BUMN yang pemegang saham Utamanya adalah Pemerintah.

PT Meratus jaya Iron & steel adalah hasil kolaborasi PT Krakatau Steel tbk, KRAS , dengan ANTM, yang menjadi salah satu contoh nyata kerugian ANTM karena dikendalikan pemerintah. Pendirian PT Meratus jaya Iron & steel adalah bukti dipaksakannya kerjasama antar BUMN, yang mana berakibat buruk : PT Meratus jaya Iron & steel yang menjalankan pabrik Sponge Iron berkapasitas 315.000 ton per tahun berhenti beroperasi karena selalu rugi, tidak dapat bersaing dengan harga pasaran

Melihat fakta diatas, menurut kami Kenaikan harga saham ANTM sebesar 10% kemarin – dari 645/saham ke 710/saham-, belum dapat dijustifikasi dengan fakta fundamental yang memadai. Akibatnya, Harga saham ANTM bisa sangat berfluktuasi dan bisa saja kembali ke bawah

PT Aneka tambang Tbk, ANTM, Q3 2017

Rating Kinerja Bisnis : D

 

@dr_BramIrfanda

^ utk update artikel melalui Telegram, silakan Join Irfanda Capital on telegram

Setiap minggu, kami akan menulis analisis saham fundamental emiten BEI dan akan mempostingnya di blog ini. Untuk MENDAPAT KIRIMAN EMAIL GRATIS UPDATE ARTIKEL TERBARU irfanda.id , silakan masukkan email anda ke form dibawah ini

Subscribe to Blog via Email

GRATIS! utk berlangganan gratis, Masukkan email anda di form dibawah ini, lalu klik link konfirmasi berlangganan yang kami kirim ke email anda

Tagged: , , , , , , , , ,

Comments: 2

  1. ardi November 2, 2017 at 6:29 am Reply

    Terima kasih pembahasannya… mantap

    btw mau tanya, gimana cara liat perusahaan afiliasi dan info lainnya diluar perusahaan, apakah ada di laporan keuangan juga?

    • @dr_BramIrfanda November 2, 2017 at 11:17 am Reply

      di laporan tahunan ada semua 🙂

Leave a Reply to @dr_BramIrfanda Cancel reply