IPO RS Hermina (PT Medikaloka Hermina), Menjanjikan? (2/2)

Pemilik Jaringan Rumah Sakit Hermina, PT Medikaloka Hermina, Emiten dengan kode saham HEAL, berniat melakukan IPO di bulan mei 2018. Apakah IPO HEAL (RS Hermina) Menjanjikan?

Setelah kemarin kita membahas sejarah, model bisnis dan kinerja bisnis HEAL (RS Hermina), maka kali ini kita akan membahas tentang manajemen, Kondisi keuangan dan valuasi RS Hermina..

Mari kita mulai dengan Otak dibalik RS Hermina : Manajemen..

Kinerja suatu perusahaan, sangat ditentukan oleh kualitas Manajemennya, terutama Direktur Utamanya. Untungnya, RS Hermina memiliki dr. Hasmoro sebagai direktur Utamanya. dr. H. Hasmoro, SpAn.KIC, MHA, MM adalah Tokoh sentral bagi pertumbuhan fenomenal RS Hermina. Dokter anestesi yang pernah selama 13 tahun menjadi dokter kepresidenan ini, mampu memimpin semua pemegang saham RS Hermina untuk memiliki satu suara, dalam pengembangan RS Hermina. Tanpa adanya persatuan pemegang saham yang hampir semuanya dokter, akan susah bagi siapapun pemimpinnya untuk mengembangkan RS kecil di Jatinegara menjadi Jaringan Rumah sakit swasta terbesar kedua di Indonesia..

Sepak terjang dr. Hasmoro sangat tampak dalam Transformasi RS hermina dari RS kecil di Jatinegara, kemudian menjadi Pengelola Rumah sakit yang Sakit, hingga sekarang menjadi Jaringan Rumah sakit Swasta tingkat Nasional yang hanya kalah dari RS Siloam Hospital. Setelah IPO nanti, dr. Hasmoro masih akan menjadi pemegang saham RS Hermina, sehingga semestinya akan tetap memperhatikan kepentingan pemegang saham. Salah satu pertanda akan hal ini adalah komitmen manajemen RS Hermina untuk membagi deviden sebesar 25% dari laba bersih per tahun setelah IPO.

Baca Juga :

Beberapa tahun terakhir, Model Bisnis RS Hermina berubah dari patungan usaha dengan dokter-dokter menjadi mirip siloam Hospital, yakni beli atau bikin Rumah sakit baru dengan modal sendiri. Tentu saja, karena mau IPO RS Hermina melakukan kebijakan ini untuk Touch Up sebelum dijual..

Ya kali mau jual sesuatu, Ga diperindah dulu..

Namun, tentu saja, kebijakan Touch Up ini menimbulkan efek, dalam hal ini efek terbesarnya adalah di sisi keuangan..

Posisi Liabilitas jangka pendek dan Liabilitas Jangka panjang RS Hermina membengkak di tahun 2016 dan 2017. Berikut Data keuangan RS Hermina tahun 2015-2017..

kondisi keuangan rs hermina 2015-2017

Terlihat jelas, Liabilitas jangka pendek RS Hermina naik sebesar 49% di tahun 2016 dan kemudian naik kembali sebesar 152% di tahun 2017 dengan CAGR dalam 2 tahun itu sebesar 94%..

Sedangkan liabilitas Jangka panjang RS Hermina naik sebesar 53% di tahun 2016 dan kemudian melandai dengan hanya naik sebesar 19,5 % di 2017 dengan CAGR dalam 2 tahun itu sebesar 35%

Mirisnya, Dari rp.1,721 Trilyun Liabilitas jangka pendek RS hermina, sejumlah rp. 862 Milyar adalah Hutang jangka pendek berbunga dengan rp. 695 Milyarnya adalah hutang bank jangka pendek. Kebutuhan dan pemenuhan dana yang besar lewat hutang ini, membuat DER RS hermina juga membengkak dari 0,86 pada tahun 2015 menjadi 2,5 di akhir tahun 2017..

Dilihat dari perolehan dana IPOnya, sangat mungkin sebagian besar dana IPO akan digunakan untuk membayar hutang ini..

“iya sih Hutang meningkat, tapi kalo laba meningkat kan bagus..”, Mungkin anda mikir seperti ini..

well, Sayangnya Kemampulabaan industri Rumah sakit di Indonesia tidak terlalu mengagumkan..

RS Hermina di masa normal – sebelum masa Touch Up-, yakni di 2015, hanya membukukan Net Profit Margin (NPM) sebesar 1,13%

Jaw Dropping ya..

Namun, bila kita melihat NPM Emiten RS lainnya, NPM mini seperti HEAL ini jamak ditemui..

Setelah Touch Up, laba bersihnya naik tapi NPMnya masih terbilang mengecewakan. Laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk dan NPM sejak 2015 sampai 2017 berturut-turut : 19.2 Milyar ,1,13% ; 61.9 Milyar, 2,77% ; 97.5 Milyar, 3,64%..

Membaik sih, dan memang tumbuh pesat tapi secara nominal terlalu kecil bila kita bandingkan dengan Ekuitasnya. Dari estimasi ekuitas setelah IPO dan perolehan laba bersih diatas, maka akan kita dapatkan ROE sekitar 5% untuk tahun 2017, yang mana tergolong kecil..

Bila kita bandingkan dengan Valuasi IPOnya, maka berdasarkan laba tahun 2017, RS Hermina (HEAL) akan mencatatkan PER 112 X, bila harga saham yang ditawarkan mengambil harga terendah di 3700/saham. Untuk PBV sendiri, HEAL (RS Hermina) mencatatkan PBV di angka sekitar 5, yang terbilang sangat Premium..

Namun, bagi anda yang suka melakukan spekulasi di saham -saham IPO, maka IPO HEAL (RS Hermina) ini bisa jadi menarik untuk anda. Sebabnya, ada Perjanjian Tidak melepas saham HEAL (RS Hermina) bagi pemegang surat Hutang yang di Konversi saat IPO sampai 6 bulan setelah IPO. Karena alasan ini, Besar kemungkinan harga saham HEAL (RS Hermina) akan dijaga minimal di kisaran harga IPO. Selain itu, posisi hutang bank terbesar HEAL (RS Hermina) adalah ke bank DBS, dan DBS menjadi salah satu underwriter IPO RS Hermina..

Sounds promising? 😀

Sedangkan bagi anda yang mempunyai sudut pandang jangka panjang di pasar saham, maka IPO HEAL (RS Hermina) tidak saya sarankan untuk anda. Dengan Imbal Hasil ROE dan NPM yang sekecil itu, maka sulit kiranya untuk bisa menjustifikasi harga saham yang ditawarkan oleh HEAL (RS Hermina), sebesar apapun janji surga yang ditawarkan di masa depan ..

Saya sendiri, dengan Valuasi premium dan kemampulabaan HEAL yang semenjana, belum berminat menyentuh saham HEAL , bahkan bila menggunakan tongkat sepanjang tiga meter sekalipun..

Bagaimana dengan anda?

 

IPO RS Hermina, HEAL PT Medikaloka Hermina, mei 2018

Rating Kinerja Bisnis : B

Rating Manajemen    : A

Rating Keuangan       : C

Rating Valuasi IPO     : D

 

@dr_BramIrfanda

utk update artikel melalui Telegram, silakan Join Irfanda Capital on telegram

Setiap minggu, kami akan menulis analisis saham fundamental emiten BEI dan akan mempostingnya di blog ini. Untuk MENDAPAT KIRIMAN EMAIL GRATIS UPDATE ARTIKEL TERBARU irfanda.id , silakan masukkan email anda ke form dibawah ini

Subscribe to Blog via Email

GRATIS! utk berlangganan gratis, Masukkan email anda di form dibawah ini, lalu klik link konfirmasi berlangganan yang kami kirim ke email anda

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments: 2

  1. Hasan May 28, 2018 at 2:38 pm Reply

    Terima kasih atas ulasan-ulasannya. Artikel Bapak selalu ditunggu-tunggu.

    Kapan ulasan emiten yang ratingnya (Kinerja, Menajemen dan Keuangan) bagus pak?

    • @dr_BramIrfanda May 30, 2018 at 3:46 pm Reply

      hehe..cerdas 🙂

Leave a Reply